
|
TANGISAN KU BUKAN UNTUKNYA
Kamis, 26 April 2012 @ 08.47 | 0 Comment [s]
TANGISAN KU BUKAN UNTUKNYA
Saat itu Mira sibuk
memilih buku yang akan berguna baginya sebagai mahasiswi baru . Selain itu ,
tak ketinggalan ia membeli komik “conan” favoritnya . Dan komik yang ia cari
sekarang itu komik edisi 56 , wah..itu kan udah lama. Mira ingin membelinya
karena ia kelewatan satu volume itu , kalau yg lain sih dia udah ada .
Kebetulan saat itu
komik “conan” edisi 56 tinggal satu . Dan beruntung sekali ia yang menemukannya
“Wah , jodoh banget . Komik conan yang kusayang. Kau akan segera menjadi
milikku hohoho” . Baru saja tangan mira menyentuh ujung covernya , tangan
seseorang telah dahulu mengambilnya . “Eits , itu punya gue”
Mira berusaha menambil komik dari tangan cowok tinggi , dan lumayan tampan itu
. Cowok itu memelototinya . “Siapa duluan , dia dapat” Kata si cowok sambil
pergi. Sesaat mira melongo,
lalu “Gila!cowok rese , gila gila gila!!??” Mira
berteriak memaki cowok itu . Sedangkan yang dimaki telah ke kasir dan mencibir
ke arahnya. Mira masih marah , sesaat semua mata tertuju pada mira yang
berteriak , muka mira merah karena malu dan emosi . Ia segera membungkuk dan
minta maaf .
Esok paginya… Tania
menelfon mira yang masih belum datang ke kampus pada hari pertama ospek.
“Mira!! Elo dimana?? Ini hari pertama ospek , mir . Gak masuk lo?” Pertanyaan
bertubi tubi datang dari sobat nya itu.
“Iyee.. gue lagi di jalan nih! Berisik
amat… ntar deh gue ceritain kenapa gue terlambat. Udah ya,, bye”. Kata mira sambil
memutuskan panggilannya.
Sesampainya di kampus , Mira melihat kesana sini . “Waduh..gimana
nih? Udah sepi lagi , pasti udah pada ngumpul nih, gawat!!”Mira memukul
kepalanya sendiri dengan kepalan tangannya. Setelah lama mira merutuki dirinya
, ia menyadari ada orang berdiri di belakangnya. Reflex mira berbalik . Dan
sepertinya ia berhadapan dengan panitia ospek. “Ehm..mahasiswi baru , hari pertama ospek dan
ter-lam-bat!kemana aja lo?” Kata cewek itu dengan judes. “ oh, maaf kak saya
terlambat..” Kata mira membungkukkan sedikit badannya.”Gue juga tau , bego! Yg
gue Tanya kemana aja lo? Jam segini baru nyampe”. Mira hanya diam dan menunduk
mendengar ocehan cewek judes di depannya. Cewek judes itu melihat mira dari
atas sampai bawah . Tampaknya ia juga sedikit iri melihat mira jauh lebih
cantik darinya. Tapi, ia tak mau kelihatan norak dengan memuji mira. Ia malah
menghukum mira dengan alasan keterlambatannya.
“Dasar! Lo pake nih. Dan berdiri
di sana hingga istirahat nanti!!”Cewek judes itu memberi mira papan yang digantungkan di leher dengan tulisan (GUE
TELAT KARENA BEGO’) . Mira memakainya ditengah lapangan dengan benar benar malu
. Ia terus terusan mengumpat si cewe judes itu dalam hatinya.
Saat istirahat tiba , mira benar benar merasa cemas . Gimana
kalo orang orang keluar dan liat gue kayak gini. Gimana ni nasib gue?? Batin
mira terus beroceh. Huuft.. benar kan, di sana tampak segerombolan cowok yang
baru keluar . Tunggu!! Sepertinya itu cowok pernah gue liat,tapi….dimana ya? Ah
ya.. dia si pencuri komik!! Aduh kenapa dia disini lagi…
Mira menunduk dalam2
supaya wajahnya tidak kelihatan.
“Mira!!” teriak Tania
dari jauh.Mata mira langsung besar dan senang melihat sahabatnya datang.
“Tania, akhirnya lo datang.tolongin
gue donk. Malu banget nih!!”Kata Mira meringis.
“Iya, makanya
gue ke sini . Yuk ah ke kantin.”Tania menggandeng tangan mira. Tapi, tiba-tiba
mira berhenti dan ,melihat kebelakang, otomatis Tania juga ikutan donk..
“oh ya tan, lo tau nggak siapa dia?” Kata mira sambil menunjuk cowok
pencuri komik itu. Seketika Tania
bingung, lalu senyum berkembang dibibirnya.
”ooh, yang itu. Itu kak arya, dia tu
ya udah ganteng,ramah lagi..Banyak tuh cewek yang naksir dia,ya termasuk kakak
yang kata lo judes itu. Apa lagi ya, dia itu ketua ospek”. Kata Tania yang matanya
tidak beralih dari arya sedikitpun. Ramah?..Apanya.dasar pencuri komik!Perusak
kebahagiaan orang aja tuh cowok!ha?Ketua ospek.Artinya,gue bakalan lama
berhadapan dengan dia!! Ringis mira dalam hati.Saat mira menatap cowok itu lagi,
cowok itu juga menatapnya,sehingga pandangan mereka bertemu. Cowok itu
tersenyum manis padanya, mira jadi heran. Namun, ia juga melempar senyum
paksaan pada cowok itu.Lalu pergi bersama Tania ke kantin.
Hari ke 2 di kampus…
Lagi
lagi mira terlambat datang ke kampus. Saat di depan gerbang , tubuh mira seakan
lemas , karena melihat cewe judes itu berdiri di sana.
“Wah wah…emang hobi telat
lo ya?udah jam berapa nih..bukannya belajar dari pengalaman ..”Kata cewek judes
kemaren dengan nada sewot.
Yaelah..ni cewek mahasiswi apa satpam sih?disini mulu prasaan.(batin
mira)
saat cewek itu akan berkata lagi , terdengar dari kejauhan ketua ospek
memanggilnya.Huft! benar benar penyelamat.
Saat istirahat, ketua ospek mengumumkan bahwa tahun ini
pelaksanaan ospek akan dilaksanakan di alam terbuka.mereka akan kemping.Dan
tujuannya adalah puncak.Wah..mira senang banget ni, secara udah lama ia tidak
pernah main lagi ke puncak. Berapa lama ya?Mungkin 4 tahunan deh.
ESOKpaginya…
“Pa..cepetan
donk!ntar aku telat lagi kayak kemaren, ntar aku ketinggalan bus,trus dimaki
maki sama cewek judes kayak kemaren lagi.Itu kan menyangkut harga diri
seseorang pa.P apa tau kan?Ini menyangkut bangsa kita juga pa.bangsa Indonesia
tercinta , tumpah dar…”Seketika mulut mira dibungkam mamanya yang duduk bersamanya
dibelakang kursi kemudi.
”Mira, bawel ah!papa lagi nyetir tuh!”Kata mama, sambil
melepas mulut mira yang cemberut.
Sesampai di kampus, Mira celingukan mencari ke sana ke sini
, tak tampak satu orang pun mahasiswi seangkatan dan bus yang akan dinaikinya.Saat
mira melihat cewek judes itu lagi berdiri melamun, ia menghampirinya.
“Maaf
kak, bus sama anak anak lain mana ya kak?”Tanya mira hati hati. “Bus bus!udah
pergi dari tadi jugak!!dasar lelet”. Bukannya jawab ramah, mira malah dapat
sarapan pagi lagi . “Eh, gena ada apa nih?” Seorang cowok menghampiri mereka.
“Eh, arya. Ini lo adek ini terlambat. Kan bus nya udah pergi dari tadi ya..”Kata
cewek yang bernama gena itu centil. Dasar bermuka dua(batin mira).Sejenak ,
arya memperhatikan mira , lalu tersenyum. “ Ooh, baiklah. Kamu gabung sama kita
aja ya”Ajak arya ramah.Mira hanya mengangguk & menurut. Sedangkan gena, ia
sedang mengomel tak jelas.
DIpuncak…
Pak joko selaku penanggung jawab acara , memerintahkan semuanya
agar berkumpul dan membagi tugas masing masing . Mira kebagian tugas mencari
kayu bakar di hutan.
“Ya tuhan!kejam amat dunia..ini kan kerjaannya cowok!”Rutuk mira sambil
memungut kayu bakar di hutan.tiba-tiba di belakangnya ada arya yang baru datang
dan tau kalau orang yang didepannya itu mira.ia melihat wajah mira yang
cemberut. “Ehm, kenapa dek? Kok cemberut gitu wajahnya?”Tanya arya sambil
sedikit tertawa.Mira yang tengah mengambil kayu bakar, berbicara tanpa menoleh
pada arya.
”Gimana gue gak cemberut sih kak..ini kan bukan kerjaan cewek.”Kata
mira berapi-rapi. Melihat mira seperti itu , arya pun juga ikut mengambil kayu
bakar bersamanya.”Ya udah,, gue bantuin ya..”Katanya ramah. “Nah, gitu donk..
makasih ya kak”Saat mira mengangkat kepalanya, betapa terkejutnya bahwa yang
sedari tadi bicara dengannya yaitu arya.arya yang melihat mira begitu, hanya
melempar senyum.
Saat mereka, hendak keluar dari hutan, mereka jadi tersesat.
“Aduh kak, gimana nih..kita tersesat kan ya..dan gelap lagi” Mira merinding
cemas.”Terpaksa, kita bermalam disini deh..”sahut arya tanpa menoleh ke
mira.”Tapi…”Mira benar benar tak yakin akan keputusan arya, berduaan dengan
cowok ditempat gelap? Gk mungkin!. Arya yang menyadari kegelisahan mira
langsung tersenyum sambil berkata “Lo tenang aja, gk akan kenapa2 kok. Lo tidur
di sini , gue disono tuh..”Arya menunjuk tempat sekitar 5 m didepannya.Akhirnya mira munurut.
Esok paginya….
Mira
terbangun saat mendengar suara berisik yang mengganggunya.ternyata, arya sedang
membereskan kayu bakar yang diambilnya tadi malam.”Pagi” sapa arya ramah,,ketika
melihat mira duduk memandangnya.”Pa-pagi” mira sedikit gugup menjawab sapaan
arya.
“Ya udah, kita berangkat sekarang yuk”Ajak arya, dan mira
mengangguk.
Mereka berjalan bersama , ditengah perjalanan tiba-tiba arya mendorong mira saat melihat
ujung ranting yang hampir tumbang. Ia membiarkan dirinya yang terkena tumbangan
ranting itu.
“ARYA!!!”
Terdengar lengkingan suara cewek. Suara itu pun semakin dekat. Ya.. pemilik
suara melengking itu gena.Mira menolong arya berdiri, arya tersenyum
kepadanya.
”Hati hati kak”kata mira pelan.
Gena langsung panik melihat luka robek ditangan arya.”Arya,
kamu ngga papa?”Tanya gena. “Gena, iya ngga papa kok”Kata arya tersenyum. Dasar
gena begok!luka begitu malah nanya nggak papa. Bukannya bantuin juga!!(batin
mira). Mereka pun kembali ke kemah masing masing.
MALAMharinya…
Mira tengah, ayik
bersama api unggun yang menemaninya. Tiba-tiba mira teringat dengan arya. Apa
ia sudah mengobati lukanya ya?mira celingukan kesana kemari.
“Nyari siapa?” Tanya orang yg sedang dicari dari belakang mira.
“Eh, kak arya.
Ng-nga ada kok kak..hehe”Jawab mira gelagapan.
“Ooh,, aku ke
sana dulu ya” Kata arya balik, tapi langkahnya terhenti ketika mira
memanggilnya lagi.
“Itu.. eh
lukanya udah diobati kak?”Kata mira melihat lengan arya.
Arya juga
melirik lengannya sekilas, lalu tersenyum.
”Belom sih…ntar aja”. Mira melongo,
ia tau ia harus berbuat apa.”Waduh..kok belum sih kak?infeksi ntar!tunggu
disini!!”Perintah mira, lalu pergi.Arya hanya bingung dengan sikap mira. Emang
dia mau ngapain?. Terpaksa arya hanya menurut.
Tiba-tiba mira datang dengan kotak p3k ditangannya.Mira
meraih tangan arya dan langsung mengobatinya. Arya, terus menatap mira yang
mengobati lukanya dengan serius. Arya tersenyum melihatnya. “kamu cantik” Bisiknya
pelan. Mira mendengar itu sangat senang, reflex wajahnya bersemu merah . Tapi ,
ia hanya tersenyum . “oya, nih”kata arya sambil mengambil sesuatu dari
jaketnya. Ya.. itu komik conan. Lantas, tanpa ba-bi-bu mira lngsung
menyambarnya.
“Ah ini…”
“Gue
pinjamin” kata arya dengan mengkedipkan sebelah matanya.
Setelah kejadian itu, mereka semakin akrab dan suatu ketika
arya memberanikan diri untuk menembak mira, mira langsung menerimanya. Dan
jadilah mereka sepasang kekasih.mereka saling mencintai, selama mereka
pacaran,belum tampak sedikitpun mereka bertengkar.mereka selalu pengertian satu
sama lain. Itulah prinsip cinta mereka.
Dikampus…
Saat ini entah kenapa
perasaan mira benar benar nggak enak. Ia tau, biasanya jika begini yang ia
temui adalah arya . Karena arya lah yang bisa menghiburnya. Mira tampak
bingung, ngga seperti biasanya jam segini arya belum datang . Mira pun pergi ke
kelas arya, tapi arya benar benar belum datang . Terpaksa deh, mira menunggu
beberapa saat hingga arya datang .
“Pagi mira ,,kok cemberut sih?” Kata Tania yang datang dari
belakangnya.
“Pagi.. nggak kok, lagi nyariin arya aja sih , liat nggak?” Tanya mira
pada Tania.
Sementara yang
ditanya Cuma geleng-geleng kepala.
“Udah..ntar juga ketemu tuh, kaya’ anak kecil aja dicariin, mending lo
temenin gue ke kantin , yuk” Jawab Tania tertawa, sambil mengapit tangan mira
pergi.
“Tan.. kok perasaan gue nggak enak gini ya” Kata mira sambil mengaduk
the es nya .
“Mungkin lo nggak enak badan aja
kali” Sahut Tania santai.
“Tapi , perasaan ini tertuju pada arya tan,, gue takut..” Kata Mira
sedih .
“Ya Tuhan
Mira.. Semua baik baik aja ok!lo itu Cuma kangen,, Cuma kangen..” Kata Tania
sambil menepuk bahu mira pelan. Mira Cuma tersenyum mendengarnya . Ia masih
memikirkan arya.
Mira
melamun, ia terus terus mengulang perkataan Tania “semua baik baik aja” jadi
gue nggak perlu cemas (batin mira) .
“Mira!!” Teriak seorang cowok dari jauh . Reflex
menghentikan lamunan mira. Mira dan Tania serempak menoleh .
“Ngapain yo?”Tanya
Tania. Rio masih ngos-ngosan namun, ia tetap menjawab . “Mir, hh..lo..ikut
hh..gue sekarang” Kata Rio tanpa menoleh ke Tania. “eh..eh ada nih?” Tanya
Tania curiga. “Itu…hhh..Kata anak2 hhh..arya kecelakaan..” Kata Rio pelan. Mira
yang mendengar reflex bediri dan
membalik .
”APAAAA!!” Teriak Mira dan Tania bareng . Akhirnya Mira , Tania ,juga
Rio pergi ke rumah sakit tempat arya berada . Selama perjalanan Mira terus
terusan menangis tak percaya.Ia takut terjadi apa apa pada arya.
Di rumah sakit… Mereka
sampai di rumah sakit . Mira langsung berlari setelah mengetahui kamar arya . Di
sana tampak telah hadir kedua orang tua arya dan sodara lainnya. Mira kaget
melihat mereka yang tak henti hentinya menangis . Mira mendatangi mereka.
Tampak Mira yang mendekat , ibu arya pun bersuara .
”Nak mira
, masuk ya . arya menunggu di dalam” Katanya sendu .
Mira pun menurut dan pergi
ke kamar arya. Mira shock saat membuka pintu kamar arya .Tampak di sana arya
yang dibaluti perban dan dikerubungi selang di sana sini . Seakan tak sadar ,
mira munutup mulutnya dan air matanya mengalir. Perlahan mira masuk dan menutup pintu. Mira mendekat
ke kasur arya . “Arya.. kenapa?” Kata mira pelan . Arya mendengar nya, ia pun
membuka matanya . Dan tersenyum melihat mira datang . “Mira..kamu datang” Kata
Arya pelan. Pelan sekali .
“Kamu kenapa begini?hiks..hiks..”Kata mira dalam tangisnya . “Aku
ngga papa mira .” Kata arya meyakinkan mira , ia memegang tangan mira
lembut.
“Kamu..kamu bakalan bersama aku lagi kan?” Tanya mira terisak .“Pasti
mira.. pasti! Sekarang kamu jangan nangis lagi ya.. senyum dong” Kata arya
sambil tersenyum.
Mira menggeleng
. Mana bisa ia tersenyum di saat begini . Arya tampak kecewa.
“Mira
please , senyum ya ..” Kata arya tulus. Akhirnya mira pun tersenyum walau
terpaksa. Arya juga tersenyum melihatnya.
“Mira..
kamu mau kan janji sama aku?” Tanya arya pada mira yang masih terisak.Mira
hanya mengangguk.
“Kamu
nggak boleh nangis lagi buat aku ya , aku sedih melihatnya . Aku Cuma mau kamu
tersenyum buat aku . Aku pasti seneng banget.Ok!” Kata arya sambil tersenyum .
lagi lagi mira hanya mengangguk.
“Kamu tau .. aku sangat mencintaimu . Sampai kapan pun kamu
selalu dihatiku . Kamu nggak akan terganti.” Kata arya pelan.
“Kamu juga… “ Kata mira
sambil menggenggam tangan mira.
“Kamu harus ingat ya mira, aku tidak akan lupa dengan dirimu . Aku
mencintaimu melebihi apa pun di dunia ini.” Kata arya lirih. Mira semakin
terisak mendengarnya .
“Aku mencintaimu…..” Kata arya pelan sekali. Benar benar pelan.dan sebagai kata terakhirnya .
Sesaat terdengar suara dentingan panjang dari monitor di
sebelah arya . Reflex mira menoleh pada arya bertepatan pada dentingan itu .
Mira kaget melihat arya menutup matanya untuk selamanya . Mira berusaha
mengguncang tubuh arya . Tapi tidak bereaksi apa-apa.
“ARYAAA!!” Teriak mira
kencang , ia ambruk jatuh ke lantai . Tangisnya menjadi-jadi . Semua yang
diluar pun masuk ke dalam . Termasuk Tania dan rio . Tania berusaha menenangkan
mira.
(dgn lagu the one I love ,suju)=))dengerin ya, sedih bgt lo!wkwk
Dua hari setelah pemakaman , mira masih saja bersedih . Saat
ini ia sedang dikamar nya yang ditemani Tania . Mira masih diam membeku sambil
memeluk foto arya. Walau dibilang tak menangis , namun airmata nya terus
mengalir dalam diamnya Tania juga sedih melihat sahabat nya begitu . “Mir.. elo sudah
janjikan nggak akan menangis lagi buat arya, jangan ingkari janji lo. Arya
bakalan sedih melihat lo begini mir.” Kata Tania dengan menggenggam tangan
mira.
“Nggak..gue
nggak menangis .Gue nggak menangis untuknya , gue menangis untuk kenangannya.”
Kata Mira lirih , lalu tersenyum . Tania tersenyum mendengarnya, ia mendekap
mira kebahunya.
“Baguslah…..
SEKIAN
|
The Disclaimer underlined, bold blockqoute
Navigations! Let's Talk!
The Credits!
Template by : Shanti Maurery
Basecode by : Kanega Full Edited : Shanti Haryani
|